Mengawali hari pertama semester genap, saya berterus terang kepada anak anak bahwa kalian sangat saya cintai. Dengan adanya kalian, ada juga saya. Tanpa murid, bagaimanakah saya akan dipanggil "guru"? Ya.... karena itulah saya sangat mencintai murid murid saya. Lagi pula, dengan mengajarkan kebaikan kebaikan kepada para murid, walaupun sederhana, misalnya "jangan kencing sambil berdiri", maka saya sangat berharap kebaikan itu akan terus mereka kerjakan bahkan mereka wariskan. Dengan begitu, langgenglah ilmu ilmu agama yang diajarkan para Nabi dan ulama salafus sholih. Hmmm... Murid muridku, aku sangat mencintaimu!











